Bupati Faida Lantik JPT di Lingkungan Pemkab Jember

234 views

JEMBER, PETISI.CO – Pertama kali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember melantik pejabat pada Pejabat Pimpinan Tinggi (PJT).

Bupati Jember Hj. Faida. MMR melantik dua pejabat yakni Isman Sutomo SH. M.Si. sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah dan drh. Andi Prastowo , M.Si sebagai kepala staf ahli bidang pembangunan , perekonomian dan keuangan . Pelantikan bertempat di pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (7/2/2019).

Dalam arahannya,  Bupati Hj. Faida MMR, mengingatkan pejabat yang dilantik untuk mengambil kesempatan dengan berbuat baik, mengendalikan diri, dan menolak korupsi maupun pungli.

“Ambillah kesempatan berbuat baik dalam jabatan. Kendalikan diri, berkata tidak pada korupsi dan pungli. Berada dalam barisan tegak lurus atau keluar dari barisan tegak lurus,” katanya.

“Mereka yang beriman menyadari bahwa jabatan hanyalah sementara,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan, pejabat yang kesulitan tegak lurus, untuk membuat surat pengunduran diri sebelum celaka dan menjadi penyesalan di kemudian hari.

Bagi pejabat yang mendekati masa pensiun, bupati mendorong untuk tetap bekerja dengan baik. Sebab, jabatannya masih sama dengan yang lain, dan bisa pensiun dengan terhormat.

Kepada awak media, Bupati Faida mengatakan, pelantikan ini khusus hanya pelantikan eselon dua, yaitu pimpinan tertinggi di organisasi perangkat daerah (OPD). Jabatan ini berkuasa atas anggaran yang begitu banyak.

Bupati menyebut sudah terkenal ada dinas basah,  dinas kering. Penyebutan dinas basah dan dinas kering, kata Bupati, adalah mereka yang memang ingin dapat kesempatan atau manfaat pribadi dari anggaran.

“Bagi saya, amanat itu tidak dikaitkan dengan dinas basah atau dinas kering. Ini tidak berlaku disini,” jelasnya.

Jabatan ini bukan untuk kepentingan pribadi. “Jadi tidak usah meributkan jabatan basah atau jabatan kering,” ungkapnya.

Bupati mengaku ada temuan semacam itu. Pejabatnya pun telah diberikan teguran dan peringatan.

“Namanya juga membuat suatu perubahan, memang perlu bertahap. Saya dan wakil bupati berkomitmen sekuat tenaga,” tutur Faida.

Bagi bupati sudah selayaknya pimpinan mengingatkan anggotanya. Jangan sampai tergoda dengan pihak internal maupun eksternal, karena sudah banyak yang terkena operasi tangkap tangan aparat.

“Saya tidak ingin ada yang menyesal gara-gara menjabat sebagai kepala dinas eselon dua, mempunyai kewenangan yang besar terhadap anggaran, kemudian celaka gara-gara tidak bisa mengendalikan diri,” jelasnya.

“Ada dua pilihan yakni menjadi satu komando dalam tegak lurus atau keluar dari barisan. Keluar dari barisan berarti macam-macam. Seperti tertangkap, atau pensiun dini secara terhormat,” pungkasnya. (eva)

The post Bupati Faida Lantik JPT di Lingkungan Pemkab Jember appeared first on Petisi.