Pancarkan.com
Peristiwa

Pemkot Surabaya Main Ancam Bongkar, Warga Sememi Resah

SURABAYA, PETISI.CO – Warga terdampak pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB)  di RW.01 dan RW. 08 Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo Kota Surabaya merasa resah dengan adanya surat dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Dan Pematusan Kota Surabaya.

Surat dengan  nomer : 640/1664/436.7.3/ 2019 ini, menyebutkan adanya rencana pembongkaran bangunan  atau  pengosongan lahan yang sudah diganti rugi, tertanggal 11 Maret 2019 yang ditandatangani Kepala Dinas Ir. Erna Purnawati.

Ada tiga point isi surat, diantaranya, warga untuk melakukan pengosongan tanah dan bangunan sebelum tanggal 31 Maret 2019. Apabila batas waktu tersebut tidak dilakukan warga, maka Pemkot Surabaya akan segera melakukan pembongkaran bangunan dan pengosongan lahan tersebut.

Keresahan warga timbul, karena terjadi penekanan dalam surat tersebut yang tidak memberikan kesempatan dan waktu bagi warga untuk mempersiapkan dan mencari tempat tinggal lebih layak pasca ganti rugi.

Padahal belum seluruh warga terdampak yang ada dalam daftar surat tersebut belum terselesaikan ganti ruginya. “Warga merasa terintimidasi dan diperlakukan tidak adil sebagai warga Kota Surabaya,” ujar salah satu warga.

Dalam kesempatan berbeda, salah satu warga Sememi yang merupakan anggota Tim 9 bernama Munif menyatakan, “Coba kita banyangkan, kita yang sudah dapat ganti rugi saja belum dapat membeli rumah baru atau pindah ke tempat lain, apalagi warga yang belum sepenuhnya diselesaikan ganti ruginya oleh pemerintah dan  belum dilunasi,” katanya.

Menurutnya,  mereka baru dibayarkan ganti rugi pada bulan Februari dan disuruh pindah bulan Maret. “Apakah dengan waktu sependek itu kita bisa melakukannya,” terangnya. (nul/*)

The post Pemkot Surabaya Main Ancam Bongkar, Warga Sememi Resah appeared first on Petisi.

Sumber Berita : PETISI

Related posts

Kapolres Hadiri Peringatan Hari Perhubungan ke-52 di Pelabuhan Gresik

Suasana Haru Mengiringi Pisah Sambut Dua Sosok Polisi Teladan Polda Jatim 2019

redaksipancarkan

14 Pohon Bendo Milik Pengairan Diduga Ditebang tanpa Ijin

redaksi