Pembangunan RS Srengat tak Maksimal, Tidak Bisa Penuhi Target

153 views

BLITAR, PETISI.CO Pembangunan mega proyek di Kabupaten Blitar yaitu Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang berlokasi di Kecamatan Srengat ternyata belum memenui target.

Pemerintah Kabupaten Blitar menargetkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat memasuki awal 2019 ini ditargetkan bisa mencapai 40 persen.

Namun kenyataan di lapangan pembangunan RS milik Pemkab Blitar yang mulai dilakukan sejak 2018 ini, hingga akhir Maret 2019 pembangunan belum mencapai 40 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dr. Koespardani mengatakan, berdasarkan hasil rapat terakhir, progres pembangunan Rumah Sakit Srengat baru mencapai 37 persen.

“Berarti belum bisa memenuhi target” kata Kuspardani, Selasa (16/04/2019).

Lebih lanjut Kuspardani menyampaikan, capaian sekitar 37 persen tersebut meliputi bangunan gedung utama, penunjang, rumah dinas dokter spesialis, asrama perawat, dan masjid.

Kuspardani mengaku, capaian pembangunan RS Srengat kali ini belum terlalu besar, sebab gedung yang dibangun merupakan fasilitas utama.

“Kita akui capaiannya memang belum terlalu besar karena yang dibangun masih fasilitas utama. Makanya capaian nanti akan bisa meningkat secara drastis jika pembangunan sudah masuk pada tahap berikutnya, yaitu seperti proses pemberian fasilitas penunjang, hingga proses pembangunan yang mendekati tahap terakhir,” ujarnya.

Kuspardani berharap, pembangunan bisa berjalan lancar. Sehingga sesuai target, akhir 2019 pembangunan sudah bisa tuntas sesuai target yang kita harapkan.

“Karena pembangunan Rumah Sakit Srengat ini dibangun secara Multiyears yang dimulai tahun 2018, Kalau anggarannya akan menghabiskan Rp 145 miliar,” pungkas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. (min)

The post Pembangunan RS Srengat tak Maksimal, Tidak Bisa Penuhi Target appeared first on Petisi.