Ratusan Pengendara Ikuti Sidang di Tempat Saat Operasi Zebra Polres Ponorogo

79 views

Kasatlantas Ponorogo AKP. Bambang Prakoso

Ponorogo, Pancarkan.com – Suasana berbeda dirasakan oleh ratusan pengendara kendaraan bermotor yang terjaring Operasi Zebra 2019 yang digelar di Jalan Trunojoyo, Tambakbayan Ponorogo pada Kamis (24/10/2019). Mereka menjalani sidang ditempat dan membayar denda, usai hakim memberikan sanksi.

Pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran saat Operasi Zebra yakni terkait kelengkapan kendaraan langsung diberikan sanksi tilang oleh anggota kepolisian SatLantas Polres Ponorogo.

Setelah mereka mendapatkan sanksi tilang, pengendara dapat mengikuti sidang ditempat dan membayar denda di meja hakim yang di sediakan di Eks Sub Terminal Cargo Tambakbayan.

Kasatlantas Ponorogo AKP. Bambang Prakoso ketika dikonfirmasi di usai gelar Operasi Zebra 2019 tadi siang pihaknya menjelaskan giat ini dilakukan dengan petugas gabungan.

“Personil yang dilibatkan dalam Operasi Zebra 2019 antara lain, dari Polri sebanyak 32 personil, dari Kejaksaan 3 personil, dari Pengadilan 4 orang personil dan dari Dispenda sebanyak  10 orang,” terang Prakoso.

Masih menurut Bambang Prakoso razia kendaraan bermotor di Jalan Trunojoyo tersebut untuk mendukung Operasi Zebra 2019 dan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan Lalu lintas maka Polres Ponorogo menggelar razia dan sidang tilang ditempat. Dan ternyata masih banyak pengguna yang melanggar.

“Hasil yang dicapai dalam pelaksanaan sidang ditempat ini, antara lain, ada sebanyak 135 surat tilang yang diterbitkan dan 9 pengendara hanya dapat teguran, jumlah tersebut sesuai daru jumlah kendaraan yang terlibat pelanggaran yaitu 135 kendaraan , dengan rincian Sepeda motor ada 114, mobil penumpang sebanyak 12 mobil, sedangkan mobil pick up sejumlah 6 kendaraan dan untuk truk sebanyak 3 kendaraan,” urai Kasatlantas Ponorogo.

Lebih lanjut AKP Bambang Prakoso, menguraikan untuk jenis pelanggaran yang kena sidang ditempat.

“Dari 135 kendaraan yang jalani sidang ditempat tadi itu karena melanggar beberapa jenis pelanggaran antara lain, pelanggaran karena Helm sebanyak 6 pelanggar, safety belt sebanyak 16 pelanggar, pelanggaran surat – surat sebanyak 12 pelanggar,  Pengendara Bawah Umur sebanyak 94 pelanggar, perlengkapan 4 pelanggar dan lain -lain sebanyak 3 pelanggar. Dan untuk barang bukti yang diamankan yang berupa STNK sebanyak 114 lembar, SIM sebanyak 15 keping serta roda dua sebanyak 6 unit,” jlentrehnya.

Bahkan ketika di singgung ketiga orang turis mancanegara yang menggunakan tiga kendaraan Moge jenis Mercy yang ikut dihentikan petugas.

“Ketiga warga asing tadi lengkap surat suratnya, mereka tujuan Surabaya nampaknya touring dari Jateng,” pungkas Prakoso.

Kehadiran sidang ditempat ini diapresiasi oleh pelanggar karena efesiensi waktu dan tidak menunggu proses sidang di pengadilan.

“Kalau ditilang seperti ini bagi saya sangat senang meski saya melanggar karena belum tidak pakai helm yang saya boceng, tapi dengan proses sidang ditempat seperti ini memberikan kemudahan juga. Apalagi orang yang mungkin buru-buru berangkat kerja, langsung ikut sidang dan bayar denda. Enggak nunggu lagi sidang di pengadilan yang antre, tahu sendiri bagaimana setiap hari Rabu di Kejaksaan kan ,” kata pelanggar yang enggan ditulis namanya ini.*

Reporter: Kamaludin