Dicerai Istri, Pria Asal Ponorogo Gantung Diri

39 views

Petugas medis melakukan pemeriksaan di tubuh korban.

Ponorogo, Pancarkan.com – Warga Dusun Karanguni Desa Krebet Kecamatan Jambin Ponorogo digemparkan dengan ditemukannya salah satu warganya meninggal dunia dengan cara gantung diri. Lokasi ditemukannya mayat Parnu (50), tersebut sudah menggantung di pohon jambu mente belakang rumahnya   Dusun Karanguni  Desa Krebet Kec. Jambon  Kab. Ponorogo, Rabu (11/9/2019).

Mayat Parnu yang dengan kondisi menggantung di pohon Jambu mente dengan leher terikat tali plastik tersebut pertama kali diketahui Jemiran (60), warga Dusun Karanguni, Desa  Krebet  Kec. Jambon  Ponorogo.

Kapolsek Jambon  AKP Nanang Budianto kepada media, membenarkan kejadian orang bunuh diri dengan cara gantung diri di wilayah hukumnya. Korban ditemukan saksi pertama kali sekira pukul 05.00 WIB.

“Pada Rabu (11/9/2019 ) sekitar Pukul 05.00 Wib saksi   (Jemiran,red) berniat minta air kepada korban dan kaget melihat adiknya meninggal mengantung di pohon jambu mente, mengunakan tali plastik warna  orange. Kemudian saksi memanggil istrinya dan warga  sekitar memberitahu, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jambon,” tutur Kapolsek Jambon.

Hasil dari olah TKP yang dilakukan tim dari kepolisian dan kesehatan, penyebab kematian korban karena murni bunuh diri dengan gantung diri.

“Bersama tim Identifikasi Polres dan tim medis dari Puskesmas Jambon yang saat itu melakukan olah TKP dan melakukan pemeriksaan luar terhadap korban dengan hasil tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, dan korban selanjutnya dievakuasi dan kita serahkan ke pihak keluarga, karena keluarga sudah menerima kenyataan itu,” imbuh mantan Kanit Reskrim Polsek Ponorogo ini.

Kapolsek juga menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban mengalami depresi. “Berdasarkan keterangan keluarga dan saksi dan tetangga sekitar bahwa korban menggalami depresi akibat diceraikan  istrinya yang kerja di Taiwan,” pungkas Nanang.*

Reporter: Kamaludin